PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Neuropsikologi

agnosia jari

finger agnosia

Ringkasan Singkat

Ketidakmampuan untuk mengenali, membedakan, atau menamai jari-jari tangan sendiri atau orang lain, sering kali akibat kerusakan pada lobus parietal.

Agnosia jari (finger agnosia) adalah defisit neuropsikologis di mana individu kehilangan kemampuan untuk mengidentifikasi jari-jari mereka sendiri atau orang lain secara visual maupun melalui sentuhan. Meskipun mereka tidak mengalami kelumpuhan atau kehilangan sensasi dasar, mereka tidak dapat menunjukkan jari tertentu saat diminta atau menamai jari yang disentuh.

Kondisi ini merupakan salah satu komponen dari Gerstmann's Syndrome, yang biasanya disebabkan oleh lesi di girus angularis pada lobus parietal kiri. Agnosia jari menunjukkan adanya gangguan pada skema tubuh (body schema) dalam otak. Tes untuk kondisi ini sering melibatkan menyentuh jari pasien saat mata tertutup dan meminta mereka mengidentifikasi jari mana yang disentuh.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Gerstmann, J. (1940). Syndrome of finger agnosia, disorientation for right and left, agraphia and acalculia. Archives of Neurology & Psychiatry.
  • Lezak, M. D. (2004). Neuropsychological Assessment.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback